<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bea Cukai Kediri</title>
	<atom:link href="http://beacukaikediri.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://beacukaikediri.wordpress.com</link>
	<description>Un Official Blog: KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2009 11:50:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='beacukaikediri.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/9d3ecfcdb06f6d4d4c3d27911b64efd1?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bea Cukai Kediri</title>
		<link>http://beacukaikediri.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>We are the champion, Alhamdulillah</title>
		<link>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/11/06/we-are-the-champion-alhamdulillah/</link>
		<comments>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/11/06/we-are-the-champion-alhamdulillah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 11:46:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beacukaikediri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Goverment]]></category>
		<category><![CDATA[beacukai kediri]]></category>
		<category><![CDATA[departemen keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[lomba klantor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beacukaikediri.wordpress.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[
&#60;&#60; kembali ke www.beacukai-kediri.com
Kediri-  Sebagai wujud syukur atas diraihnya peringkat  pertama Lomba Kantor  		Percontohan Departemen Keuangan 2009, jajaran Bea Cukai Kediri menggelar  		acara &#8216;Syukuran dan Ramah Tamah&#8216; di Aula Lantai III gedung Bea Cukai Kediri, Jl. Diponegoro 23 Kota Kediri.
Agar tidak menggangu pelayanan, acara ini mengambil waktu jam istirahat pukul 12.15 &#8211; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=209&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;">
<div id="attachment_211" class="wp-caption aligncenter" style="width: 190px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/plakatpemenang2.jpg"><img class="size-full wp-image-211 " title="plakatPEMENANG2" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/plakatpemenang2.jpg?w=180&#038;h=280" alt="Plakat Pemenang Pertama Lomba Kantor Percontohan Daprtemen Keuangan 2009" width="180" height="280" /></a><p class="wp-caption-text">Plakat Pemenang Pertama Lomba Kantor Percontohan Departemen Keuangan 2009</p></div>
<p>&lt;&lt; kembali ke <a href="http://www.beacukai-kediri.com">www.beacukai-kediri.com</a></p>
<p><strong>Kediri- </strong> Sebagai wujud syukur atas diraihnya peringkat  pertama Lomba Kantor  		Percontohan Departemen Keuangan 2009, jajaran Bea Cukai Kediri menggelar  		acara &#8216;<em>Syukuran dan Ramah Tamah</em>&#8216; di Aula Lantai III gedung Bea Cukai Kediri, Jl. Diponegoro 23 Kota Kediri.</p>
<p>Agar tidak menggangu pelayanan, acara ini mengambil waktu jam istirahat pukul 12.15 &#8211; 13.00, sehingga seluruh pegawai dapat berpartisipasi.</p>
<p><em>Alhamdulillah</em>.., seluruh pegawai sangat berbahagia dengan diraihnya hasil  		maksimal ini. Senyum yang terkembang, rona wajah semburat kebahagiaan tak dapat disembunyikan. Ya.. kami harus bersyukur dengan predikat ini.<span id="more-209"></span></p>
<p>Ketua Tim, yang juga Kepala Seksi Kepatuhan Internal, Bp.  		Rudi Aji dalam sambutannya menyatakan terimakasih yang mendalam atas  		dukungan semua pihak, sebagaimana sambutan beliau dalam acara syukuran tersebut, sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000080;"><em>SAMBUTAN</em> <em>KETUA PANITIA LOMBA KPPc TAHUN 2009<br />
TINGKAT DEPARTEMEN KEUANGAN</em></span></p>
<div id="attachment_213" class="wp-caption alignright" style="width: 90px"><span style="color:#000080;"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/syukuran2.jpg"><img class="size-full wp-image-213" title="Bp Rudi Aji Hermawan" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/syukuran2.jpg?w=80&#038;h=100" alt="Ketua Tim, Kasi KI, Bp. Rudi Aji H" width="80" height="100" /></a></span><p class="wp-caption-text">Ketua Tim, Kasi KI, Bp. Rudi Aji H</p></div>
<ul>
<li><span style="color:#000080;"> Yth. Kepala KPPBC Madya Cukai Kediri</span></li>
<li><span style="color:#000080;"> Tim Pemeriksa Inspektorat Jenderal</span></li>
<li><span style="color:#000080;"> Para Pejabat Eselon IV dan V KPPBC</span></li>
<li><span style="color:#000080;"> Para pelaksana yang saya cintai dan saya banggakan</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#000080;"><em>Asalamualaikum wr. wb.</em> Salam sejahtera bagi kita semua. Selamat siang.<br />
Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan nikmat-Nya sehingga kita bisa berkumpul di aula Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kediri yang megah ini. Tak lupa kita menyampaikan shalawat serta salam kepada nabi akhir zaman Muhammad SAW.</span></p>
<p><span style="color:#000080;">Adalah keniscayaan dan keharusan bagi instansi vertikal departemen keuangan di daerah khususnya KPPBC Kediri untuk melaksanakan program reformasi birokrasi sesuai dengan garis kebijakan yang telah ditetapkan pimpinan. Reformasi birokrasi yang telah digulirkan, mengharuskan pembenahan organisasi, proses bisnis, dan sumber daya manusia dengan tujuan perbaikan sistem birokrasi untuk menjawab ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan oleh institusi pelayanan publik. Dengan salah satu dasar itulah, maka seperti kita telah ketahui bersama, departemen keuangan setiap tahun mengadakan lomba Kantor Pelayanan Percontohan (KPPc) baik di tingkat eselon satu maupun tingkat departemen, yang pada tahun 2009 ini kita KPPBC Kediri dipercaya oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menjadi peserta untuk mewakili direktorat jenderal dalam kontes tersebut.</span></p>
<p><span style="color:#000080;">Pimpinan dan hadirin yang saya hormati,</span></p>
<p><span style="color:#000080;"> </span></p>
<div id="attachment_215" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/pemenang.jpg"><img class="size-full wp-image-215 " title="pemenang" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/pemenang.jpg?w=180&#038;h=94" alt="Penyerahan Tanda Pemenang" width="180" height="94" /></a><p class="wp-caption-text">Penyerahan Tanda Pemenang</p></div>
<p>Seperti kita telah ketahui sebelumnya bahwa pada Jumat, 30 Oktober 2009 bertepatan pada hari ulang tahun departemen keuanganyang ke-63, Menteri Keuangan telah menetapkan melalui SK Menkeu RI nomor 414/KMK.01/2009 tanggal 27 Oktober 2009 bahwapemenang pertama KPPc di tingkat departemen keuangan adalah kontestan dari DJBC yang dalam hal ini diwakili oleh KPPBC Madya Cukai Kediri. Sungguh Allah SWT, Tuhan YME telah memberikan karunia dan kenikmatan yang besar kepada kita. Allah, Tuhan YME ridho dan berkenan menetapkan takdir itu kepada kita setelah melalui serangkaian proses panjang baik suka maupun duka, yang dilalui dengan segenap daya upaya, ikhtiar, kesungguhan, keikhlasan bertindak, dan doa yang tiada henti kita berikan dan sampaikan untuk direktorat jenderal tercinta. Ini adalah sejarah bagi KPPBC Kediri memberikan yang terbaik untuk direktorat jenderalnya, serta memberikan yang terbaik pula untuk masyarakat / pengguna jasa.</p>
<p><span style="color:#000080;">Predikat terbaik yang kita sandang hakikatnya adalah bukan tujuan akhir, tetapi awal dari mindset dan perilaku kita untuk selalu mawas diri dan berbuat yang lebih baik lagi untuk institusi dan masyarakat. Predikat yang melekat mengandung makna kewajiban kita semua untuk mempertahankan bahkan meningkatkan pelayanan dan kinerja kita. Kalau kita bisa berbuat baik, tentunya kita bisa berbuat yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.</span></p>
<p><span style="color:#000080;">Pimpinan dan hadirin yang saya hormati,</span></p>
<p><span style="color:#000080;"> </span></p>
<div id="attachment_217" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/syukuran5.jpg"><img class="size-full wp-image-217 " title="Penyerahan Tumpeng" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/syukuran5.jpg?w=180&#038;h=121" alt="Penyerahan Tumpeng" width="180" height="121" /></a><p class="wp-caption-text">Penyerahan Tumpeng kpd Ketua Tim</p></div>
<p>Pada kesempatan ini pula saya selaku ketua tim, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala KPPBC selaku pimpinan tertinggi di kantor ini yang telah memberikan arahan, bimbingan, teguran, dan kepercayaan dalam melaksanakan penugasan ini sebagai pengalaman yang sama sekali baru, yang ternyata banyak sekali hikmah dan pelajaran positif yang bisa dipetik sebagai bekal kedewasaan berpikir, bersikap, dan bertindak dalam kerangka leadership pada setiap momentum dan persitiwa yang mengiringinya. Sungguh saya sangat beruntung mendapatkan dan mengalaminya dan itu semua menjadi pengalaman yang sangat berharga. Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya juga saya sampaikan kepada segenap anggota tim dan penasehat tim, serta seluruh pegawai yang telah memberikan semuanya yang terbaik untuk direktorat jenderal tercinta. Sungguh menjadi sesuatu yang membanggakan berada bersama dalam suatu teamwork dengan Saudara-Saudara. Kerja sama, kekompakan, saling menolong dan membantu, berdiskusi, berargumentasi, berbeda pendapat, bersepakat, melaksanakan perintah, mengambil keputusan adalah menjadi bagian yang dinamis dalam keseharian kita selama proses pelaksanaan lomba. Semua elemen sumber daya kantor ini berdenyut, bergerak, serta berjalan dengan sangat baik sesuai keunggulan yang dimiliki masing-masing.</p>
<p><span style="color:#000080;"> </span></p>
<div id="attachment_216" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/syukuran8.jpg"><img class="size-full wp-image-216 " title="Jajaran KPPBC Kediri" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/syukuran8.jpg?w=180&#038;h=88" alt="Jajaran KPPBC Kediri" width="180" height="88" /></a><p class="wp-caption-text">Jajaran KPPBC Kediri</p></div>
<p>Setiap personal yang terlibat, berlomba seakan-akan mengatakan ”<em><strong>di sinilah keunggulan kami dan akan kami berikan yang terbaik untuk direktorat jenderal ini</strong></em>” dan alangkah beruntungnya saya berada di tengah team work yang seperti ini. Optimisme, kerja keras, dan doa akhirnya berbuah gemilang, dengan berhasilnya kita mendapat predikat Kantor Pelayanan Percontohan Terbaik.</p>
<p><span style="color:#000080;">Pada kesempatan ini pula juga perkenankanlah saya baik secara pribadi dan kedinasan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada segenap pegawai dan pimpinan apabila dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan. Sekiranya atas pencapaian ini semua adalah keberhasilan dan sukses yang gemilang, semua keberhasilan ini adalah milik seluruh pegawai, dan apabila masih terdapat kekurangan, tentunya ini kekurangan leadership saya dalam seni memimpin selaku ketua tim, yang tentu saja saya berkewajiban untuk senantiasa belajar dan introspeksi, agar dalam menghadapi penugasan di masa yang akan datang bisa lebih baik lagi dalam berkarya untuk sumbangsihnya bagi direktorat jenderal tercinta.</span></p>
<p><span style="color:#000080;">Tidak lupa pula kami mengucapkan terima kasih kepada panitia syukuran kantor dan kepada para pegawai yang telah berkenan menyisihkan sebagian rezekinya demi suksesnya pelaksanaan acara ini.</span></p>
<p><span style="color:#000080;">Akhirnya kepercayaan dan amanah untuk mengelola sumber daya dalam rangka lomba KPPc Tk. Departemen Keuangan tahun 2009 dengan ini saya kembalikan kepada kepala kantor selaku pimpinan disertai laporan bahwa tugas telah tuntas dilaksanakan sebaik-baiknya dengan hasil sempurna. Selamat hari ulang tahun Departemen Keuangan RI yang ke-63. Dirgahayu Departemen Keuangan RI.</span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em>Toward, toward, just toward and never going back</em>.<br />
Sekali layar terkembang, pantang surut kita ke belakang.<br />
Jayalah Departemen Keuangan, Jayalah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai</span></p>
<p><span style="color:#000080;">Wassalamualaikum wr. wb.</span></p>
<p><span style="color:#000080;">Kediri, 3 November 2009<br />
Kepala Seksi Kepatuhan Internal<br />
Selaku Ketua Tim,</span></p>
<p><span style="color:#000080;">Rudi Aji Hermawan<br />
NIP 060080195</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Syukuran dilanjutkan dengan penyerahan plakat kemenangan dari Kepala Kantor Bp Iyan Rubiyanto kepada KPPBC Kediri diwakili Kepala Sub Bagian Umum Bp. Sukahar.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Tak lupa, seluruh jajaran Bea Cukai Kediri memanjatkan doa syukur yang dipimpin oleh Bp. Khoirul Anwar.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Acara ditutup dengan makan siang bersama yang diiringi oleh live music.</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><br />
</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beacukaikediri.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beacukaikediri.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beacukaikediri.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beacukaikediri.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beacukaikediri.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beacukaikediri.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beacukaikediri.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beacukaikediri.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beacukaikediri.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beacukaikediri.wordpress.com/209/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=209&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/11/06/we-are-the-champion-alhamdulillah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">beacukaikediri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/plakatpemenang2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">plakatPEMENANG2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/syukuran2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bp Rudi Aji Hermawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/pemenang.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pemenang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/syukuran5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Penyerahan Tumpeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/11/syukuran8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Jajaran KPPBC Kediri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keuangan Masa 1959 &#8211; 1965</title>
		<link>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/26/keuangan-masa-1959-1965/</link>
		<comments>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/26/keuangan-masa-1959-1965/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 03:22:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beacukaikediri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beacukaikediri.wordpress.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Kediri 26-10-2009

&#60;&#60; kembali ke www.beacukai-kediri.com
&#60;&#60; tulisan   I  : Dari Bung Hatta kepada Indonesia
&#60;&#60; tulisan II  : Sejarah keuangan menyertai sejarah republik ini
&#60;&#60; tulisan III: Napak tilas ORI &#8211; dasar Hukum ORI
&#60;&#60; tulisan IV: Depkeu dari Masa ke Masa: Masa 1946-1959

Masa 1959 &#8211; 1965
&#160;
&#160;
&#160;
Usaha-usaha yang telah dilakukan untuk menciptakan kondisi stabilisasi ekonomi ternyata belum berhasil menghentikan kemerosotan ekonomi, bahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=196&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kediri 26-10-2009</p>
<ul>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; kembali ke <a href="http://www.beacukai-kediri.com">www.beacukai-kediri.com</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan   I  : <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/16/dari-bung-hatta-kepada-indonesia/" target="_blank">Dari Bung Hatta kepada Indonesia</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan II  : <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/17/sejarah-keuangan-menyertai-sejarah-republik-ini/" target="_blank">Sejarah keuangan menyertai sejarah republik ini</a></span></li>
<li>&lt;&lt; tulisan III: <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/21/napak-tilas-lahirnya-ori/" target="_blank">Napak tilas ORI &#8211; dasar Hukum ORI</a></li>
<li>&lt;&lt; tulisan IV: <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/26/keuangan-masa-1959-1965/" target="_blank">Depkeu dari Masa ke Masa: Masa 1946-1959</a></li>
</ul>
<p><strong>Masa 1959 &#8211; 1965</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_207" class="wp-caption alignleft" style="width: 241px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/uang1964.jpg"><img class="size-full wp-image-207 " title="uang1964" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/uang1964.jpg?w=231&#038;h=127" alt="Uang kertas Emisi 1964" width="231" height="127" /></a><p class="wp-caption-text">Uang kertas Emisi 1964</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Usaha-usaha yang telah dilakukan untuk menciptakan kondisi stabilisasi ekonomi ternyata belum berhasil menghentikan kemerosotan ekonomi, bahkan pada 1961-1962 harga-harga telah naik 400%. pemerintah saat itu terus berupaya menstabilkan perekonomian, kebijaksanaan moneter rasional tak lagi dilakukan. Tindakan yang dilakukan pada waktu itu adalah terus menerus mencetak uang, akibatnya semakin memperburuk keadaan yang berarti makin tinggi <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi" target="_blank">inflasi</a> lebih-lebih setelah muncul G-30S/PKI. Pada saat situasi ini, pemerintah mulai mengambil kebijaksanaan mulai 13-12-1965 akan menarik peredaran semua mata uang pada waktu itu dan menggantikannya dengan mata uang baru dengan nilai 1000:1 dengan <a href="http://legislasi.mahkamahagung.go.id/docs/PENPRES/PENPRES_1965_27.pdf" target="_blank">Penetapan Presiden No. 27 tahun 1965</a> tanggal 3 Desember 1965.</p>
<p><span id="more-196"></span>Namun tindakan tersebut mengakibatkan masyarakat panik dan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap uang baru, sehingga pasar-pasar diserbu dan harga meroket. Sebenarnya tindakan pemerintah menurunkan nilai uang kali ini berbeda dengan tindakan &#8216;Gunting Syafruddin&#8217; dan &#8216;Pengebirian Uang&#8217;, karena diikuti juga dengan turunnya harga barang proporsional dengan turunnya nilai uang, namun masyarakat sudah terlanjur mempunyai kesan buruk terhadap kebijaksanaan pemerintah yang menyangkut nilai uang di masa lalu.</p>
<p>Tak ayal lagi, alat negara menangkapi pedagang yang menaikkan barang semaunya. Kepanikan itu disinyalir karena ketidakpahaman masyarakat yang mengira kali ini dilakukan pengguntingan uang lagi seperti 1950 dan 1959.</p>
<p>Kepanikan ternyata  tidak berlangsung singkat bahkan semakin memburuk dan memuncak 3 Januari ketika BBM dinaikkan. Kenaikan itu langsung disusul kenaikan berlipat ongkos2. Spt ongkos bis kota saat itu dari 200 menjadi 1000.</p>
<p>Namun demikian, kebijaksanaan moneter yang diambil pada masa orde lama tersebut oleh para pengamat ekonomi dianggap sebagai akhir dari masa pemerintahan Orde Lama dan merupakan awal lahirnya babak baru dalam sejarah moneter di Indonesia. Ekonomi mulai stabil di masa orde baru dengan disahkannya TAP MPRS TAPXXIII/MPRS/1966 mengenai stabilisasi ekonomi. Pemerintah ORBA berupaya secara konsisten menerapkan anggaran berimbang dan dinamis serta lalu lintas devisa bebas.  Selain itu, tidak ada lagi dualisme dalam pengeluaran mata uang, semua uang Indonesia baik nertas atau logam hanya dikeluarkan oleh <a href="http://www.bi.go.id/web/id/" target="_blank">Bank Indonesia</a> sebagai bank sentral dan bank sirkulasi.</p>
<p><strong>Rekam jejak nilai tukar pada masa ini</strong></p>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:429px;width:1px;height:1px;">dan Rp.550 pada akhir Januari 1960 dan Rp. 1000 pada akhir Desember 1962, Rp. 1300 akhir Januari 1963 menjadi Rp. 1900 Desember 1963</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:429px;width:1px;height:1px;">Tahun 1964 Rupiah didevaluasi 1 US$ = Rp.  250 namun dipasar gelap Januari 1964 = Rp. 2000,- Desember 1964 = Rp. 4700, Januari hingga Desember 1965 berturut-turut = Januari =Rp. 9.000,  Feb = 8.500, Mar = 9000, Apr = 10.000, Mei = 10.000, Jun = 9.000, Jul = 11.000, Ags = 13.000, Sep = 12.000, Okt = 14500, Nov = 28.000, dan Desember  1965 Rp. 35.000 per Dolar AS. ‘Kejatuhan Bung Karno’</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:429px;width:1px;height:1px;">13 Desember 1965, Rp 1.000,- uang lama harus ditukarkan dengan uang baru senilai Rp 1,-. Keparahan ekonomi ini terlihat dari nilai AS $ 1 yang mencapai Rp 10.000,- uang lama (sama dengan kurs di awal 1998) atau Rp 10,- uang baru.</div>
<ul>
<li>Rp.550 pada akhir Januari 1960</li>
<li>Rp. 1000 pada akhir Desember 1962,</li>
<li>Rp. 1300 akhir Januari 1963</li>
<li>Rp. 1900 Desember 1963</li>
<li>Tahun 1964 Rupiah didevaluasi 1 US$ = Rp.  250 namun dipasar gelap Januari 1964 = Rp. 2000,-</li>
<li>Desember 1964 = Rp. 4700,</li>
<li>Januari hingga Desember 1965 berturut-turut = Januari =Rp. 9.000,  Feb = 8.500, Mar = 9000, Apr = 10.000, Mei = 10.000, Jun = 9.000, Jul = 11.000, Ags = 13.000, Sep = 12.000, Okt = 14500, Nov = 28.000, dan Desember  1965 Rp. 35.000 per Dolar AS.</li>
<li>‘Kejatuhan Bung Karno’ 13 Desember 1965, Rp 1.000,- uang lama harus ditukarkan dengan uang baru senilai Rp 1,-. Keparahan ekonomi ini terlihat dari nilai AS $ 1 yang mencapai Rp 10.000,- uang lama (sama dengan kurs di awal 1998) atau Rp 10,- uang baru.</li>
</ul>
<p>___________________________</p>
<ul>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; kembali ke <a href="http://www.beacukai-kediri.com">www.beacukai-kediri.com</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan   I  : <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/16/dari-bung-hatta-kepada-indonesia/" target="_blank">Dari Bung Hatta kepada Indonesia</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan II  : <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/17/sejarah-keuangan-menyertai-sejarah-republik-ini/" target="_blank">Sejarah keuangan menyertai sejarah republik ini</a></span></li>
<li>&lt;&lt; tulisan III: <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/21/napak-tilas-lahirnya-ori/" target="_blank">Napak tilas ORI &#8211; dasar Hukum ORI</a></li>
<li>&lt;&lt; tulisan IV: <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/26/keuangan-masa-1959-1965/" target="_blank">Depkeu dari Masa ke Masa: Masa 1946-1959</a></li>
</ul>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beacukaikediri.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beacukaikediri.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beacukaikediri.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beacukaikediri.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beacukaikediri.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beacukaikediri.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beacukaikediri.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beacukaikediri.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beacukaikediri.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beacukaikediri.wordpress.com/196/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=196&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/26/keuangan-masa-1959-1965/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">beacukaikediri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/uang1964.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">uang1964</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Departemen Keuangan dari Masa ke Masa</title>
		<link>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/23/departemen-keuangan-dari-masa-ke-masa/</link>
		<comments>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/23/departemen-keuangan-dari-masa-ke-masa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 02:04:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beacukaikediri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[bea cukai]]></category>
		<category><![CDATA[departemen keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beacukaikediri.wordpress.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[Kediri 23 Oktober 2009

&#60;&#60; kembali ke www.beacukai-kediri.com
&#60;&#60; tulisan   I  : Dari Bung Hatta kepada Indonesia
&#60;&#60; tulisan II  : Sejarah keuangan menyertai sejarah republik ini
&#60;&#60; tulisan III: Napak tilas ORI &#8211; dasar Hukum ORI

Departemen Keuangan dari Masa ke Masa.
Terbitnya ORI, tak serta merta membuat bangsa Indonesia menjadi makmur. Sebagaimana maklumat Menkeu saat itu -Sjafruddin Prawiranagara-, justru dengan terbitnya ORI-lah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=166&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kediri 23 Oktober 2009</p>
<ul>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; kembali ke <a href="http://www.beacukai-kediri.com">www.beacukai-kediri.com</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan   I  : <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/16/dari-bung-hatta-kepada-indonesia/" target="_blank">Dari Bung Hatta kepada Indonesia</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan II  : <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/17/sejarah-keuangan-menyertai-sejarah-republik-ini/" target="_blank">Sejarah keuangan menyertai sejarah republik ini</a></span></li>
<li>&lt;&lt; tulisan III: <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/21/napak-tilas-lahirnya-ori/" target="_blank">Napak tilas ORI &#8211; dasar Hukum ORI</a></li>
</ul>
<p><strong>Departemen Keuangan dari Masa ke Masa.</strong></p>
<p>Terbitnya ORI, tak serta merta membuat bangsa Indonesia menjadi makmur. Sebagaimana maklumat Menkeu saat itu -<em>Sjafruddin Prawiranagara</em>-, justru dengan terbitnya ORI-lah saatnya dimulai kerja keras yang sistematis, guna mewujudkan kemakmuran.</p>
<p>Bagaimana perjalanan keuangan Indonesia?  Silakan menyimak:</p>
<p><strong>Masa 1946-1950</strong></p>
<p>ORI selain secara politis ditujukan untuk menunjukkan kedaulatan RI, juga untuk menyehatkan ekonomi yang tengah dilanda inflasi hebat. Tujuan terakhir ini dicapai dengan cara meninggikan kurs ORI terhadap uang Jepang sebesar 1:50 di Jawa dan 1:100 di Sumatera dan daerah lainnya. Sebagai gambaran hebatnya inflasi saat itu, mata uang Jepang yang beredar di masyarakat pada bulan Agustus 1945 diperkirakan berjumlah sekitar 4 Milyar, 40%-nya beredar di Jawa. Jumlah ini membengkak setelah pasukan sekutu menduduki beberapa kota besar, menguasai bank-bank, dan menghamburkan f2,3 Milyar uang cadangan untuk membayar berbagai pengeluaran rutin, padahal penerimaan dari pajak dan bea masih belum berjalan dengan baik.</p>
<p>Tidak terbayangkan bagaimana kesulitan yang menimpa petani. Sebagai satu-satunya produsen pada jaman Jepang, merekalah yang paling banyak menyimpan uang. Maka merekalah yang paling dirugikan inflasi buatan NICA itu.</p>
<p>Kesulitan berlanjut dengan blokade dagang yang dijalankan Sekutu (= Angkatan Laut Belanda) yang mulai Nopember 1945 &#8211; dengan alasan mencegah penyelundupan senjata-  sejatinya adalah untuk mengucilkan RI dari dunia luar dan menghancurkan perekonomiannya.</p>
<p>Terlebih setelah di daerah pendudukan diberlakukan penarikan uang Jepang oleh <em>Allied Military Administration Civil Affairs Branch</em> (AMACAB). hapusnya uang Jepang di daerah RI dan pendudukan menimbulkan kesulitan baru. Uang Jepang yang tadinya digunakan warga pendudukan untuk membeli barang jadi (tekstil, obat, parts, bahkan senjata). NAMUN TERHITUNG TANGGAL 30 oKTOBER 1946 MASA KEEMASAN UANG JEPANG BERAKHIR DIGANTIKAN ORI.</p>
<p>PERTARUNGAN KEWIBAWAAN DUA MATA UANG DARI DUA PIHAK YANG SALING BERBEDA KEPENTINGAN ITU MEMAKSA ORANG HARUS MEMILIH. MENOLAK ATAU MENERIMA Uang NICA atau ORI. Tak jarang terjadi penganiayaan terhadap mereka yang Pro Republik karena tidak mau menerima uang NICA.</p>
<p>Karena blokade Belanda dan sulitnya komunikasi, banyak daerah yang mencetak mata uangnya sendiri. Tekanan dan meluasnya kekuasaan militer Belanda, yakni agresi militer pertama Belanda 21 Juli 1947 dan agresi militer kedua Belanda pada 19 Desember 1948 membuat pemusatan pencetakan dan pengedaran uang tak bisa diadakan lagi. Komunikasi normal antara pusat dan daerah terputus.</p>
<p>Banyak orang lupa, bahwa Yogyakarta selama empat tahun pernah menjadi ibukota Republik Indonesia. Tepatnya pada 4 Januari 1946 sampai 27 Desember 1949 ibukota Republik Indonesia ada di Yogyakarta.</p>
<p>Berpindahnya ibukota RI saat itu bukan tanpa alasan, situasi Jakarta kala itu dalam kondisi tidak aman dan roda pemerintahan RI macet total akibat adanya unsur-unsur yang saling berlawanan. Di satu pihak masih adanya pasukan Jepang yang memegang satus quo, di pihak lain adanya sekutu yang diboncengi NICA. Singkatnya, situasi Jakarta makin genting dan keselamatan para pemimpin bangsa pun terancam. Atas inisiatif HB IX, ibukota RI berpindah ke Yogyakarta. Hijrah ibukota RI itu merupakan atas nasehat dan prakarsa Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan dari Yogyalah persoalan politik bangsa dikoordinasikan. Semua itu bisa berhasil dengan baik berkat kepemimpinan HB IX.</p>
<p>Dipilihnya Yogya sebagai ibukota RI karena pandangan politik ke depan dan keberanian Sultan HB IX mengambil resiko. Sehingga dapat dikatakan HB IX dan masyarakatnya merupakan penyambung kelangsungn RI dalam menghadapi agresi militer Belanda. Sri Sultan Hamengkubuwono IX merupakan aktor intelektualis yang memiliki multi status. Selain sebagai Raja, kepala derah, menteri pertahanan, Sultan adalah key person dan juru runding dengan Belanda, juga sebagai figur kunci birokrasi sipil di Indonesia. Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang aslinya bernama G.R.M Dorojatun, sejak diangkat menjadi Sultan 18 Maret 1940, menggantikan ayahnya Sri Sultan HB VIII sudah dekat dengan kalangan rakyat dan tentu saja beliau memahami aspirasi rakyat, termasuk penderitaan dan harapannya semasa penjajahan Belanda dan Jepang.</p>
<p>Guna memecahkan dan mengatasi masalah kekurangan uang tunai di daerah-daerah, RI membolehkan daerah mencetak Oeang Republik Indonesia Daerah (ORIDA). Sehingga semasa perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1947 sampai 1949 dikenal:</p>
<ul>
<li><strong>URIPS</strong> (<strong><em>Uang Republik Indonesia Propinsi Sumatera</em></strong>) yang berlaku di sebagian Sumatera). Di Sumatera, Urida pertama adalah URIPS (Uang Republik Indonesia Propinsi Sumatera). Emisi pertama Urips tertanggal 11 April 1947, berdasarkan maklumat Gubernur Sumatera Mr. Tengku Moehammad Hasan No. 92/K.O., tertanggal 8 April 1947. Akibat agresi militer Belanda, pencetakan URIPS yang semula ada di Pematang Siantar dipindahkan ke Bukittinggi. URIPS emisi kedua ini terbit pada Agustus 1947.</li>
<li>URITA (Uang Republik Indonesia Tapanuli</li>
<li>URIPSU (Uang Republik Indonesia Sumatera Utara)</li>
<li>URIBA (uang Republik Indonesia Baru &#8211; Aceh). ORIBA/URIBA dikeluarkan untuk diedarkan di seluruh wilayah Indonesia apabila pengkuan kedaulatan telah dilakukan. URIBA yang dicetak mempunyai pecahan 10 sen, ½ rupiah, dan 100 rupiah dan hanya sempat diedarkan di wilayah Kutaraja (<em>Aceh</em>)</li>
<li>Uang Mandat Dewan Pertahanan Daerah Palembang</li>
<li><strong>URIDAB (<em>Uang Republik Indonesia Daerah Banten</em>)</strong>. Di Jawa, Urida pertama adalah “Uang Kertas Darurat Untuk Daerah Banten”. Emisi pertama uang kertas ini tertanggal 12 Desember 1947. Dasar hukumnya adalah Instruksi Pemerintah Pusat RI kepada Residen Banten Kiai Haji Achmad Chatib, untuk mencetak dan menerbitkan uang daerah yang berlaku sementara.</li>
</ul>
<p><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/seri-ori-jogja1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-186" title="seri ORI Jogja" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/seri-ori-jogja1.jpg?w=240&#038;h=154" alt="seri ORI Jogja" width="240" height="154" /></a>Karena perpindahan ibukota inilah maka semua uang ORI yang diterbitkan pada tahun 1946 s/d 1949 yaitu seri ORI II, III, IV dan ORI Baru tercantum kata2 Djokjakarta.</p>
<p>Bukan lagi Djakarta seperti pada seri ORI I.</p>
<p>______</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Rekam Jejak Nilai tukar Rupiah pada masa ini:</span></strong></p>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:1111px;width:1px;height:1px;">6 Maret 1946 : 1 rupiah menjadi 3 sen. Satu rupiah Jepang disamakan dengan tiga sen uang NICA yang mulai saat itu dinyatakan sebagai pengganti uang Jepang di daerah yang diduduki Sekutu.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:1111px;width:1px;height:1px;">7 Maret 1946 : Devaluasi rupiah sebesar 29,12%. Semula US$ 1 = Rp 1,88 menjadi US$ 1 = Rp 2,6525. Akan tetapi nilai tukar  US$ dipasar bebas 19,50 pada Januari 1948</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:1111px;width:1px;height:1px;">20 September 1949 Devaluasi rupiah 1 US$ = Rp 3,80 Dengan catatan saldo perdagangan Indonesia sedang mengalami fase sangat tidak normal akibat kondisi perang dan revolusi</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:1111px;width:1px;height:1px;">23 Oktober 1949 : Rp 100 = satu rupiah ORI (berlaku di luar Jawa dan Madura). Khusus di Jawa dan Madura, kurs penukaran adalah 5 : 1.</div>
<ul>
<li><strong>6 Maret 1946</strong> : 1 rupiah menjadi 3 sen. Satu rupiah Jepang disamakan dengan tiga sen uang NICA yang mulai saat itu dinyatakan sebagai pengganti uang Jepang di daerah yang diduduki Sekutu.</li>
<li><strong>7 Maret 1946 </strong>: Devaluasi rupiah sebesar 29,12%. Semula US$ 1 = Rp 1,88 menjadi US$ 1 = Rp 2,6525. Akan tetapi nilai tukar  US$ dipasar bebas 19,50 pada Januari 1948</li>
<li><strong>20 September 1949</strong> Devaluasi rupiah 1 US$ = Rp 3,80 Dengan catatan saldo perdagangan Indonesia sedang mengalami fase sangat tidak normal akibat kondisi perang dan revolusi</li>
<li><strong>23 Oktober 1949</strong> : Rp 100 = satu rupiah ORI (berlaku di luar Jawa dan Madura). Khusus di Jawa dan Madura, kurs penukaran adalah 5 : 1.</li>
</ul>
<p><strong>Masa 1950-1959 .</strong>..</p>
<p>Disebut juga kurun waktu ekonomi liberal.</p>
<p><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/17sjafruddinprawiranegar.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-181" title="17SjafruddinPrawiranegar" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/17sjafruddinprawiranegar.jpg?w=90&#038;h=131" alt="17SjafruddinPrawiranegar" width="90" height="131" /></a>Salah satu fenomena moneter yang paling terkenal adalah gunting Sjafruddin. Secara harfiah memang dilaukan pemotongan uang rupiah menjadi dua bagian. Bagian kiri tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah dengan nilai separuhnya s.d tanggal 9-4-1950 pukul 18.00. Guntingan sebelah kanan dapat ditukar dengan obligasi negara 3% per tahun dan akan dibayarkan dalam 43 tahun.</p>
<p>Keputusan yang tercantum dalam Keputusan Menteri Keuangan RIS Mr. Sjafruddin Prawiranagara nomor PU-1 dan PU-2 itu ditujukan untuk uang kertas Javasche Bank dan Uang NICA. Tujuannya untuk menyedot jumlah uang beredar yang terlalu banyak, menghimpun dana pembangunan, dan menekan defisit anggaran belanja. Polemik pun mewabah terutama menyangkut masalah kerahasiaan kuputusan itu, dan penentuan hari H yang jatuh pada tanggung bulan yaitu 19 Maret pada saat orang cukup memegang uang dan buruh mingguan baru mendapat upah minggu keduanya.</p>
<p><strong>Pengebirian Uang</strong></p>
<p>Fenomena moneter yang tak kalah menariknya terjadi 9 tahun kemudian. 25 Agustus 1959 pecahan uang bernilai di atas Rp 100 diturunkan menjadi sepersepuluh nilai semula oleh Kabinet Kerja, Kabinet Presidensial Pertama setelah dekrit presiden untuk kembali ke UUD 1945.</p>
<p>Disamping itu, simpanan bank berjumlah lebih dari Rp 25.000,- dibekukan dan rupiah didevaluasikan terhadap dolar Amerika dari 1:11,4 menjadi 1:45. Kebijaksanaan ini ditujukan terutama kepada kaum spekulan dan pemegang uang panas. Tapi kenyataannya hampir seluruh masyarakat terkena, sebab umumnya orang segan memegang pecahan 50 dan seratus atau lebih kecil lagi.</p>
<p><strong>Rekam jejak nilai tukar di masa ini:</strong></p>
<ul>
<li><strong>Februari 1952</strong> : Devaluasi Rupiah sebesar 66,67%. Semula US$ 1 = Rp 3,80 menjadi US$ 1 = Rp 11,40. Dipasar gelap tahun 1954 1 US$ = Rp. 44,- dan tahun 1955 1 US$= Rp.48,-</li>
<li><strong>25 Agustus 1959</strong>, uang harus “dikebiri” lagi. Uang kertas Rp 1.000,- (yang disebut si Gajah) dan Rp 500,- (si Macan) dinyatakan susut nilainya hingga tinggal 10%. Simpanan di bank yang nilainya melebihi Rp 25.000,- dibekukan. Rupiah didevaluasi dari 1 US$ = Rp. 11.40 menjadi 1 US$ = Rp. 45.</li>
<li>Dipasar gelap 1 Us $ = Rp. 93,75 pada akhir September 1959 naik menjadi Rp. 250 akhir Desember 1959</li>
</ul>
<p>________________</p>
<ul>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; kembali ke <a href="http://www.beacukai-kediri.com">www.beacukai-kediri.com</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan   I  : <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/16/dari-bung-hatta-kepada-indonesia/" target="_blank">Dari Bung Hatta kepada Indonesia</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan II  : <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/17/sejarah-keuangan-menyertai-sejarah-republik-ini/" target="_blank">Sejarah keuangan menyertai sejarah republik ini</a></span></li>
<li>&lt;&lt; tulisan III: <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/21/napak-tilas-lahirnya-ori/" target="_blank">Napak tilas ORI &#8211; dasar Hukum ORI</a></li>
</ul>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beacukaikediri.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beacukaikediri.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beacukaikediri.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beacukaikediri.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beacukaikediri.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beacukaikediri.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beacukaikediri.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beacukaikediri.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beacukaikediri.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beacukaikediri.wordpress.com/166/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=166&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/23/departemen-keuangan-dari-masa-ke-masa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">beacukaikediri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/seri-ori-jogja1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">seri ORI Jogja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/17sjafruddinprawiranegar.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">17SjafruddinPrawiranegar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Napak Tilas Lahirnya ORI</title>
		<link>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/21/napak-tilas-lahirnya-ori/</link>
		<comments>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/21/napak-tilas-lahirnya-ori/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 12:57:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beacukaikediri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[beacukai]]></category>
		<category><![CDATA[dasar hukum ORI]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Maramis]]></category>
		<category><![CDATA[ORI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beacukaikediri.wordpress.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Kediri 21 Oktober 2009

&#60;&#60; kembali ke www.beacukai-kediri.com
&#60;&#60; tulisan   I : Dari Bung Hatta kepada Indonesia
&#60;&#60; tulisan II : Sejarah keuangan menyertai sejarah republik ini

Napak Tilas Lahirnya ORI &#8211; Dasar Hukum ORI
24 Oktober 1945, Menteri Keuangan Mr. AA. Maramis membentuk dan menugaskan sebuah tim yangterdiri atas anggota serikat buruh percetakan G. Kolf di Jakarta untuk melakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=147&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Kediri</strong> 21 Oktober 2009</p>
<ul>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; kembali ke <a href="http://www.beacukai-kediri.com">www.beacukai-kediri.com</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan   I : <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/16/dari-bung-hatta-kepada-indonesia/" target="_blank">Dari Bung Hatta kepada Indonesia</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan II : <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/17/sejarah-keuangan-menyertai-sejarah-republik-ini/" target="_blank">Sejarah keuangan menyertai sejarah republik ini</a></span></li>
</ul>
<p><strong>Napak Tilas Lahirnya ORI &#8211; Dasar Hukum ORI</strong></p>
<p>24 Oktober 1945, Menteri Keuangan Mr. AA. Maramis membentuk dan menugaskan sebuah tim yangterdiri atas anggota serikat buruh percetakan G. Kolf di Jakarta untuk melakukan peninjauan  ke Surabaya, Malang, Solo dan Yogyakarta untuk menentukan percetakan terbaik untuk memperoleh kepercayaan melaksanakan pencetakan uang itu.</p>
<p>Menkeu RI dengan surat keputusannya No. 3/RD, tanggal 7 Nopember 1945 menetapkan pembentukan panitia penyelenggara percetakan uang kertas Republik Indonesia yang diketuai oleh TRB Sabarudin, pejabat senior Kantor Besar Bank Rakyat Indonesia. Anggota tim antara lain:<span id="more-147"></span></p>
<ul>
<li>HA Pandelaki (Kementrian Keuangan)</li>
<li>M. Tabrani (kementrian Penerangan)</li>
<li>S. Sugiono (Bank Rakyat Indonesia)</li>
<li>E. Kusnadi (Kas Negara)</li>
<li>R. Aboebakar Winagoen (Kementrian Keuangan</li>
<li>Oesman dan Aoes Soerjatna (Serikat buruh percetakan)</li>
</ul>
<p>Pembuatan <em>design</em> dan bahan-bahan berupa negatif kaca dilakukan di percetakan Balai Pustaka Jakarta dan ditangani <em>Bunyamin Surjoharjo</em>. Pelukis pertama ORI adalah <em>Abdulsalam</em> dan <em>Soerono</em>. Proses cetak offset dilakukan di percetakan RI Salemba Jakarta (di bawah Kementrian Penerangan). Produksi ORI ditangani oleh <em>RAS Winarno</em> dan <em>Joenet Ramli</em>. Pencetakan dilakukan tiap hari dari pukul 07.00 sampai dengan 22.00 sejak bulan Januari 1946.</p>
<p>Dasar Hukum Penerbitan ORI adalah:</p>
<ol>
<li>Undang-undang no. 17/1946 tanggal 1 Oktober 1946 tentang pengeluaran ORI</li>
<li>Undang-Undang no. 19/1946 tanggal 19 Oktober 1946 tentang nilai tukar 1 rupiah ORI sama dengan 50 rupiah uang Jepang di pulau Jawa atau 100 uang rupiah di pulau Sumatera.</li>
<li>Keputusan Menteri Keuangan RI no. Ss/1/35 tanggal 29 Oktober 1946 tentang berlakunya secara sah ORI sejak 30 Oktober 1946 pukul 00.00 serta jangka waktu penarikan uang Belanda dan uang pendudukan Jepang dari peredaran.</li>
</ol>
<p>Tersendat-sendatnya penerbitan uang ORI secara gamblang menunjukkan rawan dan bahayanya masa revolusi sekitar pertengahan tahun 1940-an. Perjuangan yang berat dalam proses penerbitan ORI termasuk menyelundupkan bahan-bahan cetak dari daerah pendudukan dan mengirinkannya dengan gerbong kereta api ke seluruh Jawa dan Madura dengan pengawalan ketat.</p>
<p>Dapat dibayangkan jika soerang menteri Keuangan (Mr. AA. Maramis) sudah membubuhkan tanda tangan pada bahan pencetak uang tanggal 17 Oktober 1945, namun baru 1 tahun kemudian, fisik uang itu dapat beredar.</p>
<p>Ancaman demi ancaman dihadapi oleh tim pencetak uang dan para pejabat yang bertanggungjawab. Kegiatan yang sedianya dilakukan di Surabaya tertunda oleh pecahnya pertempuran 10 Nopember. Sebulan kemudian akhir Desember 1945 semua pekerjaan pelaksanaan pencetakan uang RI dihentikan dan kegiatan diungsikan ke Yogyakarta karena Jakarta di bawah pendudukan Sekutu dan Belanda.</p>
<p><em>Syukurlah</em>&#8230;.</p>
<p>Setelah diperjuangkan dalam 4 periode jabatan Menkeu RI (sebagian sejarah menyatakan 5 periode) sejak plat ditandatangani Menkeu AA Maramis, ORI baru keluar pada masa Jabatan Menkeu ke-4  yaitru <em>Sjafruddin Prawiranagara</em> dalam kabinet Sjahrir III.</p>
<p><em><strong>Napak tilas: Dibalik terbitnya ORI</strong></em></p>
<p><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/sjafruddinprawiranegar.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-163" title="SjafruddinPrawiranegara" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/sjafruddinprawiranegar.jpg?w=120&#038;h=156" alt="SjafruddinPrawiranegara" width="120" height="156" /></a>Salah satu sebab Sjafruddin Prawiranagara mau menjabat Menkeu (setelah 4x menolak) adalah keinginannya menyaksikan kelahiran uang baru Indonesia. Sebuah keinginan yang telah dirintis jauh sebelum momentum bersejarah Proklamasi 17-8-45. Sjafrudin adalah salah satu tokoh di balik terbitnya ORI, sang simbol kedaulatan Republik.</p>
<h2><span style="font-weight:normal;font-size:13px;">Sebagai tokoh Komite Nasional Indonesia daerah Priangan, ia menampung usulan dari hasil pertemuan tokoh-tokoh Priangan untuk mengeluarkan mata uang pengganti uang Jepang. Usulan daerah ini kemudian dibawanya ke Jakarta dan menghadap Bung Hatta.</span></h2>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:13px;">Setelah melalui perdebatan, akhirnya dengan takdir Tuhan Yang Maha Kuasa, Sjahrir dapat menyaksikan kelahiran bersejarah ORI, sekaligus terpilih menjadi orang yang membawakan amanat kemerdekaan dalam pidatonya di RRI 29 Oktober 1946 berkaitan dengan pidato legendaris Bung Hatta.</span></p>
<ol>
<li>Berhematlah sehemat-hematnya, jangan membeli apabila tak perlu sekali</li>
<li>Perusahan2 terutama toko2, warung2 buat keperluan se-hari2 janganlah menjual banyak2. Seorang pembeli dibatasi pembeliannya tetapi jangan se-kali2 menutup toko atau warungnya. Toko2 dan warung2 diberi kesempatan hingga 30 Oktober menyimpan uangnya di bank2.</li>
<li>Tanyalah kepada tetangga, apakah dia tidak kekurangan sesuatu dan apabila kita kelebihan persediaan makanan buat lebih dari 5 hari, berikanlah kelebihannya kepada tetangga yang kekurangan itu</li>
<li>Jangan pergi ke bank, buat jumlah2 kecil saja hendaknya jangan kita mau mencari untung saja, tetapi kita harus berani juga menderita kerugian. Tinggallah tenang2, jangan takut! akhirnya kita akan untung dan tak seorangpun akan rugi.</li>
</ol>
<p>Selain itu, untuk menghilangkan anggapan masyarakat yang keliru tentang fungsi uang, Sjafruddin menjelaskan dalam amanatnya:</p>
<p><em>&#8220;Banyak orang mengira dengan keluarnya Uang Republik Indonesia dengans sendirinya segala kekurangan dan penderitaan akan lenyap , seolah-olah kita akan makmur kembali. Kekeliruan paham ini harus diberantas sekeras-kerasnya. Uang akan tetap jadi uang sekalipun itu ORI.</em></p>
<p><em>ORI takkan dapat mengubah sifat uang sebagai alat pembayaran, penukaran, dan pengukuran harga. Dengan adanya uang akan mempermudah penukaran barang atau erdagangan serta menetapkan dan membandingkan harga barang, tetapi uang tak mungkin dengan secara langsung menambah jumlah barang yang akan menambah kemakmuran, maka jalan satu-satunya adalah <span style="text-decoration:underline;">memperhebat produksi</span></em><em>.</em></p>
<p><em>Keluarnya ORI bukan berarti kita nanti boleh bergoyang kaki dan hidup senang-2 saja bahkan sebaliknya sekaranglah baru tiba saatnya untuk bekerja segiat-giatnya secara teratur dan sistematis. &#8211; <strong>Sjafruddin Prawiranegara</strong></em><em>&#8220;</em></p>
<div id="attachment_151" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/vooraanzicht-van-het-kantoorgebouw-van-de-n-v-nederlands-indische-metaalwaren-emballage-fabrieken-i.jpg"><img class="size-full wp-image-151" title="NIMEF" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/vooraanzicht-van-het-kantoorgebouw-van-de-n-v-nederlands-indische-metaalwaren-emballage-fabrieken-i.jpg?w=200&#038;h=131" alt="NIMEF" width="200" height="131" /></a><p class="wp-caption-text">NIMEF</p></div>
<p>Pihak-pihak yang secara teknis berjasa dalam momentum bersejarah itu adalah percetakan G. Kolf dan <a href="http://http://id.wikipedia.org/wiki/Balai_Pustaka" target="_blank">Balai Pustaka</a>, pabrik cat Pieter Schoen, pembuat klise de Unie. Litografi (pembuat plat) NIMEF (Netherlands Indie Metaalwareen en Embalge Fabrieken) di Kendalpayak, Malang dan <a href="http://www.facebook.com/pages/PT-KERTAS-PADALARANG-PERSERO/140248337674?v=info" target="_blank">pabrik kertas Padalarang</a>, Bandung, dan <a href="http://www.kertasleces.co.id/info.php?menu=Profile" target="_blank">pabrik kertas Leces, Probolinggo.</a></p>
<p>________________________</p>
<ul>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; kembali ke <a href="http://www.beacukai-kediri.com">www.beacukai-kediri.com</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan   I : <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/16/dari-bung-hatta-kepada-indonesia/" target="_blank">Dari Bung Hatta kepada Indonesia</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan II : <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/17/sejarah-keuangan-menyertai-sejarah-republik-ini/" target="_blank">Sejarah keuangan menyertai sejarah republik ini</a></span></li>
</ul>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beacukaikediri.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beacukaikediri.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beacukaikediri.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beacukaikediri.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beacukaikediri.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beacukaikediri.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beacukaikediri.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beacukaikediri.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beacukaikediri.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beacukaikediri.wordpress.com/147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=147&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/21/napak-tilas-lahirnya-ori/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">beacukaikediri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/sjafruddinprawiranegar.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">SjafruddinPrawiranegara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/vooraanzicht-van-het-kantoorgebouw-van-de-n-v-nederlands-indische-metaalwaren-emballage-fabrieken-i.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">NIMEF</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Keuangan menyertai Sejarah Republik ini</title>
		<link>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/17/sejarah-keuangan-menyertai-sejarah-republik-ini/</link>
		<comments>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/17/sejarah-keuangan-menyertai-sejarah-republik-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 22:57:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beacukaikediri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Goverment]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[beacukai]]></category>
		<category><![CDATA[Oeang Repblik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beacukaikediri.wordpress.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[
&#60;&#60; kembali ke www.beacukai-kediri.com
&#60;&#60; tulisan sebelumnya: Dari Bung Hatta kepada Indonesia
tulisan berikutnya &#62;&#62; Napak tilas ORI &#8211; dasar Hukum ORI

Kediri &#8211; 18 Oktober 2009
Sejarah Keuangan menyertai Sejarah Republik ini
Pekik merdeka semenjak 17-8-45 tak hanya didampingi oleh kekuatan senjata, namun ada alat lain juang yang juga merupakan tanda eksistensi republik baru. Alat itu adalah Uang Rupiah.
Karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=114&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><ul>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; kembali ke <a href="http://www.beacukai-kediri.com">www.beacukai-kediri.com</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan sebelumnya: <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/16/dari-bung-hatta-kepada-indonesia/" target="_blank">Dari Bung Hatta kepada Indonesia</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:13px;">tulisan berikutnya &gt;&gt; <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/21/napak-tilas-lahirnya-ori/" target="_blank">Napak tilas ORI &#8211; dasar Hukum ORI</a></span></li>
</ul>
<p>Kediri &#8211; 18 Oktober 2009</p>
<h2>Sejarah Keuangan menyertai Sejarah Republik ini</h2>
<p>Pekik merdeka semenjak 17-8-45 tak hanya didampingi oleh kekuatan senjata, namun ada alat lain juang yang juga merupakan tanda eksistensi republik baru. Alat itu adalah <strong><span style="text-decoration:underline;">Uang Rupiah</span></strong>.<br />
Karena itulah, sejarah perjuangan merebut dan mengisi kemerdekaan, sedikit atau banyak, langsung atau tidak, terkait dengan sejarah uang republik Indonesia.</p>
<p><em>History Continued&#8230;</em><br />
<strong>Uang Jepang dan Pendudukan Belanda</strong><br />
<a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/bom-atom.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-117" title="bom atom" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/bom-atom.jpg?w=116&#038;h=178" alt="bom atom" width="116" height="178" /></a>Menjelang Proklamasi Kemerdekaan 17-8-1945, peperangan Jepang vs Sekutu masih berkecamuk. Jepang menyerah setelah peristiwa bom atom Hiroshima dan Nagasaki.<br />
Jepang saat itu menduduki Indonesia, karena kalah, maka Belanda berupaya menjajah kembali Indonesia, salah satu caranya adalah dengan menguasai perekonomian melalui penguasaan peredaran Uang.</p>
<p>Saat proklamasi, beredar 4 (empat) jenis mata uang.</p>
<p><strong>Pertam</strong>a: Uang sisa kolonial Belanda; <em>De Javasche Bank. </em></p>
<p><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/ww10001.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-123" title="Gulden 1000" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/ww10001.jpg?w=173&#038;h=100" alt="Gulden 1000" width="173" height="100" /></a>Sebagai informasi, uang seri wayang orang saat ini menjadi incaran kolektor.</p>
<p>De nominasi yang tercatat adalah 5, 10, 25, 50, 100, 200, 500 dan 1000 Gulden</p>
<p>Klik <a href="http://www.uang-kuno.com/2008/12/pengumuman-bank-indonesia.html" target="_blank">di sini</a> untuk detil.</p>
<p><strong>Kedua</strong>: Uang yang sudah dipersiapkan Jepang sebelum menguasai Indonesia dengan bahasa resmi Belanda; <em>De Japansche Regering </em>dengan satuan gulden tahun 1942.</p>
<p><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/regeering.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-127" title="De Japansche Regeering 5 Gulden" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/regeering.jpg?w=200&#038;h=99" alt="De Japansche Regeering 5 Gulden" width="200" height="99" /></a>Ini merupakan <em>invansion money </em>yang dikeluarkan Jepang setelah berhasil mengalahkan Belanda di Hindia Belanda a.k.a Indonesia. Tujuannya untuk menghancurkan nilai mata uang belanda yang sudah terlanjur beredar di Hindia Belanda. Nilai yang beredar 1 cent,5 cent, 10 cent, 1/2 gulden, 1 gulden,  5 gulden da 10 gulden. Info <a href="http://www.amrull.co.cc/2009/04/koleksi-uang-kuno-indonesia.html" target="_blank">di sini</a></p>
<p><strong>Ketiga</strong>: Uang pendudukan Jepang yang menggunakan Bahasa Indonesia, Pemerintah Dai Nippon Emisi 1943 dengan pecahan 100 rupiah dan 1000 rupiah.</p>
<p><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/pemerintah-dai-nippon-100.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-131" title="Pemerintah Dai Nippon 100" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/pemerintah-dai-nippon-100.jpg?w=200&#038;h=96" alt="Pemerintah Dai Nippon 100" width="200" height="96" /></a>Hal menarik dapat disampaikan bahwa uang kertas ini tidak terdapat dalam jurnal keuangan Pemerintah Dai Nippon (semacam Undang-Undang / Osamu Seirei thn 1942, 1943,  1944  Januari &#8211; Juni dan tahun 1945)</p>
<p><strong>Keempat</strong>: <em>Dai Nippon Teikoku Seibu</em> , cetakan 1944 dan 1945.</p>
<p><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/teikoku-seihu-5.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-133" title="teikoku seihu 5" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/teikoku-seihu-5.jpg?w=200&#038;h=94" alt="teikoku seihu 5" width="200" height="94" /></a></p>
<p>Pecahan 1/2 rupiah, 1 rupiah, gambar rumah minang 5 rupiah, 10 rupiah gatot kaca, dan 100 rupiah.</p>
<p>Tentara Inggris tiba di Indonesia pada tanggal 1-10-1945. Pihak Belanda yang masih merasa memiliki Hindia Belanda telah mempersiapkan diri dengan membentuk pemerintahan sipil berjuluk NICA yang dipimpin oleh Pejabat Gubernur Jenderal  <em>H.J. Jend Van Mook.</em><br />
Pembentukan NICA dimaksudkan untuk membantu penyelesaian masalah-masalah pemerintahan sipil setelah masa pendudukan.<br />
Dengan alasan untuk menyelamatkan tentara Belanda (=sekutu) yang dalam masa pendudukan banyak ditawan Jepang, Van Mook dan NICA-nya ikut mendarat di pulau Jawa. Faktanya, mereka mendompleng dan dipersenjatai Belanda untuk bisa ikut melawan RI.</p>
<p><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/nica-500.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-137" title="NICA 500" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/nica-500.jpg?w=200&#038;h=94" alt="NICA 500" width="200" height="94" /></a>Dalam perkembangannya, Letjend Sir Montague Stopford, panglima AFNEI (Allied Forces Netherlands Indie) melarang pasukannya menerima uang Jepang. Sebagai gantinya dikeluarkan uang NICA dengan pecahan 50 cent, 1, 2 1/2,  5, 10, 100, 500 Gulden) yang dicetak di Australia 1943 dan bergambar Ratu Wilhelmia sebagai alat pembayaran yang sah bagi semua pihak yang bertikai saat itu, yaitu Republik Indonesia, Belanda, dan Sekutu. Kurs penukaran uang NICA ditetapkan 3% terhadap uang Jepang, yang berarti satu rupiah uang Jepang dinilai = tiga sen uang NICA. Tindakan ini diprotes oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir, yang menyebutnya sebagai tindakan pelanggaran hak kedaulatan RI dan mengingkari perjanjian untuk tidak mengeluarkan mata uang baru selama situasi politik belum stabil.</p>
<p>Dengan diberlakukannya uang NICA di daerah pendudukan mulai menimbulkan kesulitan terutama agi mereka yang berdian di daerah pendudukan seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, dan Semarang serta sebagian Sumatera yaitu Medan dan Palembang. Daerah pendudukan terpisah dari produksi barang sehari-hari. Orang yang bekerja di daerah pendudukan menerima upah dan gaji dalam bentuk uang NICA, padahal pedagang dan petani hanya mau menerima uang Jepang yang merupakan uang sah di Republik Indonesia sebagaimana dianjurkan pemerintah RI.</p>
<p>Keterbatasan dan ketidakwibawaan uang NICA itu berakibat merosotnya lurs. Dari 3% menjadi 5%. Sementara harga barang-barang keprluan hidup terus membumbung, sebab uang Jepang semakin banyak tersedot ke daerah produksi di pedalaman. Sedang di sana juga terjadi inflasi, disamping barang-barang sulit didistribusikan dari daerah itu.</p>
<div id="attachment_141" class="wp-caption alignleft" style="width: 80px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/aa-maramis.jpg"><img class="size-full wp-image-141" title="AA Maramis" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/aa-maramis.jpg?w=70&#038;h=99" alt="Mr AA Maramis" width="70" height="99" /></a><p class="wp-caption-text">Mr AA Maramis</p></div>
<p>Pada tanggal 24 Oktober 1945, Menteri Keuangan Mr. AA. Maramis menginstruksikan Serikat Buruh Percetakan G. Kolf Jakarta untuk bertindak selaku Tim Pencari Data menemukan percetakan uang yang teknologinya relatif modern dan memadai.</p>
<p>Sebagai hasilnya, percetakan G.Kolf Jakarta yang dikuasai Serikat Buruh dan Percetakan <em>Nederlands Indische Metaalwaren en Emballage Fabrieken</em> (NIMEF) di Kendalpayak, Malang memenuhi syarat. Info klik <a href="http://ikbalblog.blogspot.com/2009/01/mesin-potong-seybold-p-recision-mesin.html" target="_blank">di sini</a>.</p>
<div id="attachment_143" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/mesin-potong-seybold-precission-percetakan-kendalpayak.jpg"><img class="size-full wp-image-143" title="seybold precission" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/mesin-potong-seybold-precission-percetakan-kendalpayak.jpg?w=200&#038;h=182" alt="Percetakan Kendalpayak" width="200" height="182" /></a><p class="wp-caption-text">Percetakan Kendalpayak</p></div>
<p>Upaya pencetakan ORI ini ditangani oleh RAS Winanrno dan Joenet Ramli. Percetakan ORI mulai dilakukan sejak bulan Januari yang sempat dihentikan pada bulan Mei 1946. Pencetakan dipindahkan dan dilanjutkan tersebar di daerah pedalaman seperti Jogja, Surabakarta, Malang, dan Ponorogo dengan memanfaatkan berbagai percetakan swasta.</p>
<p>Akhirnya, usaha yang tidak kenal lelah untuk menerbitkan uang sendiri memperlihatkan hasilnya dengan diterbitkannya EMISI PERTAMA uang kertas ORI pada tanggal 30 Oktober 1946.</p>
<p>Emisi I ORI terdiri pecahan bernilai 1, 5, 10 dan 50 sen. Kemudian disusul pecahan 1, 5, 10, 100 rupiah, semuanya ditandatangani Menteri Keuangan RI, karena pencetakan ORI tersebut selain mengandung maksud untuk mematahkan dominasi uang NICA, juga untuk membesarkan hati bangsa yang baru merdeka.</p>
<p>_____________</p>
<ul>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; kembali ke <a href="http://www.beacukai-kediri.com">www.beacukai-kediri.com</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; tulisan sebelumnya: <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/16/dari-bung-hatta-kepada-indonesia/" target="_blank">Dari Bung Hatta kepada Indonesia</a></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:13px;">tulisan berikutnya &gt;&gt; <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/21/napak-tilas-lahirnya-ori/" target="_blank">Napak tilas ORI &#8211; dasar Hukum ORI</a></span></li>
</ul>
<p><span style="font-weight:normal;"><br />
</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beacukaikediri.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beacukaikediri.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beacukaikediri.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beacukaikediri.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beacukaikediri.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beacukaikediri.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beacukaikediri.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beacukaikediri.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beacukaikediri.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beacukaikediri.wordpress.com/114/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=114&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/17/sejarah-keuangan-menyertai-sejarah-republik-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">beacukaikediri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/bom-atom.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bom atom</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/ww10001.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Gulden 1000</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/regeering.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">De Japansche Regeering 5 Gulden</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/pemerintah-dai-nippon-100.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pemerintah Dai Nippon 100</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/teikoku-seihu-5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">teikoku seihu 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/nica-500.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">NICA 500</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/aa-maramis.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">AA Maramis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/mesin-potong-seybold-precission-percetakan-kendalpayak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">seybold precission</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari Bung Hatta kepada Indonesia</title>
		<link>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/16/dari-bung-hatta-kepada-indonesia/</link>
		<comments>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/16/dari-bung-hatta-kepada-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 01:45:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beacukaikediri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Goverment]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beacukaikediri.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[&#60;&#60; kembali ke www.beacukai-kediri.com
&#8220;Menuju Hari Keuangan ke-63:  30 Oktober 1946-30 Oktober 2009&#8243;
Dari Bung Hatta kepada Indonesia
Kediri &#8211; 16-10-2009

Sebagaimana kami utarakan sebelumnya, www.beacukai-kediri.com akan memposting sejarah ORI beserta perjalanan Departemen Keuangan.
Tulisan ini adalah posting pertama dari Seri  Menuju Hari Keuangan ke-63:  30 Oktober 1946-30 Oktober 2009.
Sengaja kami awali dengan pidato legendaris Bung Hatta pada malam sebelum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=100&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h6><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; kembali ke </span><a title="website induk Bea Cukai Kediri" href="http://www.beacukai-kediri.com"><span style="font-weight:normal;">www.beacukai-kediri.com</span></a></h6>
<p>&#8220;<strong>Menuju Hari Keuangan ke-63</strong>:  30 Oktober 1946-30 Oktober 2009&#8243;</p>
<h2><strong>Dari Bung Hatta kepada Indonesia</strong></h2>
<p><strong>Kedir</strong>i &#8211; 16-10-2009</p>
<p><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/hatta2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-101" title="Bung Hatta" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/hatta2.jpg?w=144&#038;h=199" alt="Bung Hatta" width="144" height="199" /></a></p>
<p>Sebagaimana kami utarakan sebelumnya, <a title="website Induk Bea Cukai Kediri" href="http://www.beacukai-kediri.com">www.beacukai-kediri.com</a> akan memposting sejarah ORI beserta perjalanan Departemen Keuangan.</p>
<p>Tulisan ini adalah posting pertama dari Seri  <strong>Menuju Hari Keuangan ke-63</strong>:  30 Oktober 1946-30 Oktober 2009.</p>
<p>Sengaja kami awali dengan pidato legendaris Bung Hatta pada malam sebelum berlakunya ORI 29-10-1946 pukul 00:00 yang di siarkan melalui RRI Yogyakarta.<span id="more-100"></span></p>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">Besok tanggal 30 Oktober 1946 adalah satoe hari jang mengandoeng sedjarah bagi tanah air kita.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">Rakjat kita menghadap penghidoepan baroe.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">Besok moelai beredar Oeang Repoeblik Indonesia sebagai satoe-satoenya alat pembajaran jang sjah.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">Moelai poekul 12 tengah malam nanti, oeang jepang jang selama ini beredar sebagai oeang jang sjah, tidak lakoe lagi.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">Beserta dengan oeang jepang ikoet pula tidak berlaku Oenag De Javasche Bank.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">Dengan ini toetoeplah masa dalam sejarah keoeangan repoeblik indonesia.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">Masa yang penoeh dengan penderitaan dan kesoekaran bagi rakjat kita.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">Sejak moelai besok, kita akan berbelandja dengan oenang kita sendiri, oeang yang dikeloearkan oleh repoeblik kita.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">Oeang repoeblik keloear dengan membawa peroebahan nasib rakjat, istimewa pegawai negeri, jang sekian lama menderita</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">karena inflasi oeang jepang roepiah repoeblik jang harganja di jawa liam poeloeh kali harga roepiah jepang.</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">De soematra seratoes kali, menimboelkan sekaligoes tenaga pembeli kepada rakjat yang bergaji tetap jang selama ini</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">hidoep daripada menjoeal pakaian dan perabot roemah, dan joega kepada rakjat jang menghasilkan,</div>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:163px;width:1px;height:1px;">yang penghargaan toekar penghasilannja djadi tambah besar.</div>
<p><em><span style="color:#000080;">Besok tanggal 30 Oktober 1946 adalah satoe hari jang mengandoeng sedjarah bagi tanah air kita.</span></em></p>
<p><em><span style="color:#000080;">Rakjat kita menghadap penghidoepan baroe.</span></em></p>
<p><em><span style="color:#000080;">Besok moelai beredar Oeang Repoeblik Indonesia sebagai satoe-satoenya alat pembajaran jang sjah.</span></em></p>
<p><em><span style="color:#000080;">Moelai poekul 12 tengah malam nanti, oeang Jepang jang selama ini beredar sebagai oeang jang sjah, tidak lakoe lagi.</span></em></p>
<p><em><span style="color:#000080;">Beserta dengan oeang Jepang ikoet pula tidak berlaku Oeang De Javasche Bank.</span></em></p>
<p><em><span style="color:#000080;">Dengan ini toetoeplah masa dalam sejarah keoeangan Repoeblik Indonesia. </span></em></p>
<p><em><span style="color:#000080;">Masa yang penoeh dengan penderitaan dan kesoekaran bagi rakjat kita.</span></em></p>
<p><em><span style="color:#000080;">Sejak moelai besok, kita akan berbelandja dengan oeang kita sendiri, oeang yang dikeloearkan oleh Repoeblik kita.</span></em></p>
<p><em><span style="color:#000080;">Oeang Repoeblik keloear dengan membawa peroebahan nasib rakjat, istimewa pegawai negeri,  jang sekian lama menderita karena inflasi oeang Jepang roepiah repoeblik  jang harganja di Jawa lima poeloeh kali harga roepiah Jepang. Di soematra seratoes kali, menimboelkan sekaligoes tenaga pembeli kepada rakjat yang bergaji tetap jang selama ini hidoep daripada menjoeal pakaian dan perabot roemah, dan joega kepada rakjat jang menghasilkan, yang penghargaan toekar penghasilannja djadi tambah besar.</span></em></p>
<ul>
<li>Apa saja uang yang beredar saat itu?</li>
<li>Bagaimana proses keluarnya ORI?</li>
<li>Siapa Menteri Keuangannya?</li>
</ul>
<p><em><span style="font-style:normal;">Simak di </span><strong>tulisan berikut</strong></em>:</p>
<ul>
<li><span style="font-weight:normal;">&lt;&lt; kembali ke <a href="http://www.beacukai-kediri.com">www.beacukai-kediri.com</a></span></li>
<li>tulisan   II &gt;&gt; <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/17/sejarah-keuangan-menyertai-sejarah-republik-ini/" target="_blank">Sejarah keuangan menyertai sejarah republik ini</a></li>
<li><span style="font-weight:normal;font-size:13px;">tulisan III &gt;&gt; <a href="http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/21/napak-tilas-lahirnya-ori/" target="_blank">Napak tilas ORI &#8211; dasar Hukum ORI</a></span></li>
</ul>
<p>__________________________</p>
<p>Sumber:</p>
<h5>
<li><span style="font-weight:normal;"><em>Nagara Dana Rakca &#8211; Anggaran 1993</em></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;"><em>image: ksupointer.com</em></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;"><em>e-mail: admin.bckediri@gmail.com</em></span></li>
<li><span style="font-weight:normal;"><em>website resmi: <a href="http://www.beacukai-kediri.com">www.beacukai-kediri.com</a></em></span></li>
</h5>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beacukaikediri.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beacukaikediri.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beacukaikediri.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beacukaikediri.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beacukaikediri.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beacukaikediri.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beacukaikediri.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beacukaikediri.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beacukaikediri.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beacukaikediri.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=100&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/10/16/dari-bung-hatta-kepada-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">beacukaikediri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/10/hatta2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bung Hatta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sosialisasi peraturan pelaksanaan di bidang cukai</title>
		<link>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/06/10/sosialisasi-peraturan-pelaksanaan-di-bidang-cukai/</link>
		<comments>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/06/10/sosialisasi-peraturan-pelaksanaan-di-bidang-cukai/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 04:30:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beacukaikediri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bea cukai]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[peraturan terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beacukaikediri.wordpress.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[ 10-06-2009 
 
 
Kediri- Hari Rabu, tanggal 10 Juni 2009, Kantor Bea Cukai  Kediri berkesempatan menjadi penyelenggara acara sosialisasi peraturan  pelaksanaan di bidang cukai yang di sampaikan tim dari Kantor Pusat DJBC  Jakarta.
Hadir 137  undangan dari kalangan pengusaha Barang Kena Cukai se-Kota Kediri, Kab. Kediri,  Nganjuk, Jombang, Tulungagung serta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=84&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><strong> <span style="color:#ff8800;font-size:x-small;"><span lang="en-us">10-06</span>-2009 </span></strong></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><strong><span style="color:#ff8800;font-size:x-small;"> </span></strong></p>
<div id="attachment_90" class="wp-caption alignnone" style="width: 210px"><strong><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/homeslide2.jpg"><img class="size-full wp-image-90" title="Bea Cukai Kediri" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/homeslide2.jpg?w=200&#038;h=181" alt="Bea Cukai Kediri" width="200" height="181" /></a></strong><p class="wp-caption-text">Bea Cukai Kediri</p></div>
<p><strong> </strong></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"><span style="font-weight:bold;">Kediri</span>- Hari Rabu, tanggal 10 Juni 2009, Kantor Bea Cukai  Kediri berkesempatan menjadi penyelenggara acara sosialisasi peraturan  pelaksanaan di bidang cukai yang di sampaikan tim dari Kantor Pusat DJBC  Jakarta.</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">Hadir 137  undangan dari kalangan pengusaha Barang Kena Cukai se-Kota Kediri, Kab. Kediri,  Nganjuk, Jombang, Tulungagung serta undangan dari kalangan perbankan. </span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">Hadir dalam sosialiasasi ini adalah tim dari Kantor Pusat DJBC Jakarta yang dipimpin langsung oleh Bp. Erlangga Mantik, tenaga pengkaji bidang pengawasan dan penegakan hukum bidang kepabeanan dan cukai.</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"><br />
</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"><em><strong>Susunan Acara</strong></em>:</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">08.00 &#8211; 08.20    Registrasi</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">08.20 &#8211; 08.30    Pembukaan oleh MC</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">08.30 &#8211; 08.45     Laporan Kepala Kantor</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">08.45 &#8211; 09.00    Sambutan oleh Bp. Erlangga Mantik</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">09.00 &#8211; 09.30    Break dan Survey dari HayGroup</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">09.30 &#8211; 10.30     Penyampaian Materi P-26 dan P-27</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">10.30 &#8211; 11.00     Tanya Jawab</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">11.00 &#8211; 12.00     Penyampaian Materi P-28, P-29, dan SE-07</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">12.00 &#8211; 12.30     Tanya Jawab</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">12.30 &#8211; 13.00     Penutup/ Makan Siang<br />
</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"><br />
</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"> </span></p>
<div id="attachment_89" class="wp-caption alignnone" style="width: 210px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi3.jpg"><img class="size-full wp-image-89" title="Survey" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi3.jpg?w=200&#038;h=173" alt="Serius Mengisi Survey" width="200" height="173" /></a><p class="wp-caption-text">Serius Mengisi Survey</p></div>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;">
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">Sebelum acara inti sosialiasi, diadakan survey kepuasan pengguna jasa yang diselenggarakan oleh <em>HayGroup</em>. Survey ini diadakan untuk mengetahui indeks kepuasan pengguna jasa atas pelayanan yang diberikan oleh Kantor Bea Cukai Kediri. Pada gilirannya, hasil survey ini akan sangat mempengaruhi kebijakan yang akan diambil oleh pimpinan DJBC di masa datang.</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;">
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;">
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;">
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"> </span></p>
<div id="attachment_87" class="wp-caption alignnone" style="width: 210px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi5.jpg"><img class="size-full wp-image-87" title="sosialisasi5" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi5.jpg?w=200&#038;h=135" alt="Bp. Iyan Rubiyanto (kiri) dan Bp. Erlangga Mantik" width="200" height="135" /></a><p class="wp-caption-text">Bp. Iyan Rubiyanto (kiri) dan Bp. Erlangga Mantik</p></div>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">Acara inti dimulai  tepat pukul 09.00 WIB, di awali dengan pemaparan  dari Bp. Iyan Rubiyanto, Kepala Kantor. Dilanjutkan dengan pemaparan dari Bp. Erlangga Mantik. Beliau menyampaikan perlunya  sosialiasi ini untuk menyampaikan kebijakan pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kepada pelaku usaha.</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;">
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us">Kemudian, berturut-turut anggota Tim Sosialisasi memberikan materi berupa:</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><strong><span lang="en-us">Peraturan Dirjen BC nomor P-26/BC/2009</span></strong></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"><strong> </strong>tentang: tata Cara Penundaan Pembayaran Cukai.</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;">
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><strong><span lang="en-us"> </span><span lang="en-us">Peraturan Dirjen BC nomor P-27/BC/2009</span></strong></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"><strong> </strong>tentang: tata cara Pemberian Pembayaran Secara Berkala</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;">
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><strong><span lang="en-us"> </span><span lang="en-us">Peraturan Dirjen BC nomor P-28/BC/2009</span><br />
</strong> <span lang="en-us"><strong> </strong>tentang: tata cara Pengajuan dan Penyelesaian Keberatan di bid. cukai</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;">
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><strong><span lang="en-us">Peraturan Dirjen BC nomor P-29/BC/2009</span></strong></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"><strong> </strong>tentang perubahan P-16/BC/2008 ttg Penyediaan &amp; Pemesanan Pita Cukai</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"> dan</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;">
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><strong><span lang="en-us">Surat Edaran Dirjen BC nomor SE-07/BC/2009</span></strong></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"><strong> </strong>tentang Form Isian Registrasi Cukai.</span></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;">
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;">
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><em><strong><span lang="en-us">Foto-foto:</span></strong></em></p>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"> </span></p>
<div id="attachment_93" class="wp-caption alignnone" style="width: 210px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi2.jpg"><img class="size-full wp-image-93" title="Suasana Sosialisasi" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi2.jpg?w=200&#038;h=156" alt="Suasana Sosialisasi" width="200" height="156" /></a><p class="wp-caption-text">Suasana Sosialisasi</p></div>
<div id="attachment_94" class="wp-caption alignnone" style="width: 210px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi7.jpg"><img class="size-full wp-image-94" title="Tim dari Kantor Pusat" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi7.jpg?w=200&#038;h=151" alt="Tim dari Kantor Pusat" width="200" height="151" /></a><p class="wp-caption-text">Tim dari Kantor Pusat</p></div>
<div id="attachment_95" class="wp-caption alignnone" style="width: 210px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi8.jpg"><img class="size-full wp-image-95" title="Tim dari Kantor Pusat" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi8.jpg?w=200&#038;h=153" alt="Tim dari Kantor Pusat" width="200" height="153" /></a><p class="wp-caption-text">Tim dari Kantor Pusat</p></div>
<p style="margin-top:3pt;margin-bottom:3px;"><span lang="en-us"><br />
</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beacukaikediri.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beacukaikediri.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beacukaikediri.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beacukaikediri.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beacukaikediri.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beacukaikediri.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beacukaikediri.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beacukaikediri.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beacukaikediri.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beacukaikediri.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=84&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/06/10/sosialisasi-peraturan-pelaksanaan-di-bidang-cukai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">beacukaikediri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/homeslide2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bea Cukai Kediri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Survey</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sosialisasi5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Suasana Sosialisasi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tim dari Kantor Pusat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/06/sosialisasi8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tim dari Kantor Pusat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gerakan Penanaman Pohon &#8211; One Man One Three</title>
		<link>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/05/15/gerakan-penanaman-pohon-one-man-one-three/</link>
		<comments>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/05/15/gerakan-penanaman-pohon-one-man-one-three/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 02:14:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beacukaikediri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[One Man One Three]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beacukaikediri.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Gerakan Penanaman Pohon &#8211; One Man One Tree











Kediri-15-5-2009. Berdasarkan  		Keppres No.24 Tahun 2008 tentang Hari Menanam Pohon Indonesia dan  		imbauan Presiden RI yang tertuang dalam Surat Menteri Kehutanan RI Nomor  		S.86/Menhut-V/2009 serta dalam rangka meningkatkan partisipasi kegiatan  		penanaman dan untuk menyukseskan gerakan menanam One Man One  		Tree, DepKeu melalui SE Sekretaris [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=69&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Gerakan Penanaman Pohon &#8211; One Man One Tree</strong></p>
<p><strong></strong></p>
<div id="attachment_76" class="wp-caption alignnone" style="width: 160px"><strong><strong><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/omot.png"><img class="size-full wp-image-76" title="omot" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/omot.png?w=150&#038;h=150" alt="Logo One Man One Tree" width="150" height="150" /></a></strong></strong><p class="wp-caption-text">Logo One Man One Tree</p></div>
<p><strong></strong></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:6pt;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:6pt;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:6pt;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:6pt;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:6pt;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:6pt;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:6pt;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:6pt;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:6pt;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:6pt;"><span lang="en-us"><span style="font-weight:bold;">Kediri</span>-15-5-2009. </span>Berdasarkan  		Keppres No.24 Tahun 2008 tentang Hari Menanam Pohon Indonesia dan  		imbauan Presiden RI yang tertuang dalam Surat Menteri Kehutanan RI Nomor  		S.86/Menhut-V/2009 serta dalam rangka meningkatkan partisipasi kegiatan  		penanaman dan untuk menyukseskan gerakan menanam <em><strong>One Man One  		Tree</strong></em>, DepKeu melalui <strong><a class="nwindow" href="http://www.bppk.depkeu.go.id/index.php/download-document/310-se-program-one-man-one-tree.html">SE Sekretaris Jenderal Depkeu Nomor SE-1106/SJ/2009</a> </strong> meminta perhatian kepada seluruh jajaran DepKeu di seluruh Indonesia untuk melaksanakan gerakan penanaman  		pohon.</p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us">Maka, Jum&#8217;at pagi, seluruh jajaran Kantor Bea Cukai Madya Kediri  		bekerja sama dengan DKLH Kota Kediri mengadakan penanaman pohon dengan  		mengambil lokasi, di depan pasar buah dan sayur, Ngronggo, Kota Kediri.</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us">Diawali dengan apel pagi, ketua panitia Gerakan Penanaman Pohon, Bp. Hari </span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us">Martono (Kasi PLI) melaporkan hasil kegiatan ini, yaitu dengan penanaman 76 buah pohon sawo. Ke-76 pohon tersebut adalah sumbangan dari masing-masing individu pegawai KPPBC Madya Kediri.</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">
<div id="attachment_78" class="wp-caption alignnone" style="width: 182px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon2.jpg"><img class="size-full wp-image-78" title="pohon2" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon2.jpg?w=172&#038;h=131" alt="Serah Terima" width="172" height="131" /></a><p class="wp-caption-text">Serah Terima</p></div>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us">Apel pagi kemudian dilanjutkan dengan serah terima secara simbolis ke-76 pohon tersebut kepada Pemkot Kediri yang diwakili oleh Kepala DKLH Kota Kediri.</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us"></p>
<div id="attachment_79" class="wp-caption alignnone" style="width: 145px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon1.jpg"><img class="size-full wp-image-79" title="pohon1" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon1.jpg?w=135&#038;h=129" alt="Bp. Iyan Rubiyanto" width="135" height="129" /></a><p class="wp-caption-text">Bp. Iyan Rubiyanto</p></div>
<p></span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us">Dalam kesempatan ini, Bp.  Kepala Kantror, Iyan Rubiyanto melakukan penanaman pertama, disaksikan oleh Dinas DKLH Kota Kediri. Sesudahnya, secara serentak seluruh pegawai menanam pohonnya masing-masing.</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us">Suasana terasa ceria dan penuh keakraban,  se-ceria harapan kami agar bumi semakin hijau, udara pun semakin sejuk, dan mengurangi dampak global warming.</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">Acara diakhiri dengan foro bersama seluruh jajaran KPPBC Kediri.</p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">
<div id="attachment_74" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon6.jpg"><img class="size-full wp-image-74" title="pohon6" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon6.jpg?w=300&#038;h=138" alt="Foto Bersama sesuai Gerakan One Man One Tree" width="300" height="138" /></a><p class="wp-caption-text">Foto Bersama seusai Gerakan One Man One Tree</p></div>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us">Foto-foto:</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us"></p>
<div id="attachment_80" class="wp-caption alignnone" style="width: 210px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon4.jpg"><img class="size-full wp-image-80" title="pohon4" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon4.jpg?w=200&#038;h=180" alt="Pak Suryo" width="200" height="180" /></a><p class="wp-caption-text">Pak Suryo</p></div>
<p></span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">- <em>Di siram terus Pak, biar lebat kayak brengose hehehe</em></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><em></p>
<div id="attachment_81" class="wp-caption alignnone" style="width: 197px"><em><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon3.jpg"><img class="size-full wp-image-81" title="pohon3" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon3.jpg?w=187&#038;h=155" alt="Bp. Diding" width="187" height="155" /></a></em><p class="wp-caption-text">Bp. Diding</p></div>
<p>- Tandur terus, euy&#8230;</em></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><em></p>
<div id="attachment_82" class="wp-caption alignnone" style="width: 210px"><em><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon8.jpg"><img class="size-full wp-image-82" title="pohon8" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon8.jpg?w=200&#038;h=165" alt="Ibu2 pun tak ketinggalan" width="200" height="165" /></a></em><p class="wp-caption-text">Ibu2 pun tak ketinggalan</p></div>
<p></em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beacukaikediri.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beacukaikediri.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beacukaikediri.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beacukaikediri.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beacukaikediri.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beacukaikediri.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beacukaikediri.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beacukaikediri.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beacukaikediri.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beacukaikediri.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=69&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/05/15/gerakan-penanaman-pohon-one-man-one-three/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">beacukaikediri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/omot.png" medium="image">
			<media:title type="html">omot</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pohon2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pohon1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pohon6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pohon4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pohon3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/05/pohon8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pohon8</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mobil keliling</title>
		<link>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/04/01/mobil-keliling/</link>
		<comments>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/04/01/mobil-keliling/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 02:54:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beacukaikediri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beacukaikediri.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[STOP PRESS: 
Mulai 1 Mei 2009, dokumen pembayaran Cukai adalah SSPCP bukan SSCP.
Hubungi 0354-689023 pesawat 1350 untuk keterangan lebih lanjut.




Kediri- 		Kini, setiap tanggal 1 dan 15 akan dioperasikan kendaraan keliling yang  		menerima penyerahan dokumen CK-4C bagi pengusaha Hasil Tembakau di wilayah Kediri, Nganjuk dan  		Jombang.
Maka, mulai 1 April 2009 penyerahan CK-4C dapat dilakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=59&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><strong>STOP PRESS: </strong></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><em>Mulai 1 Mei 2009, dokumen pembayaran Cukai adalah <strong>SSPCP</strong> bukan SSCP.</em></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><em>Hubungi 0354-689023 pesawat 1350 untuk keterangan lebih lanjut.</em></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/04/mobilkeliling.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-65" title="mobilkeliling" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/04/mobilkeliling.jpg?w=217&#038;h=147" alt="mobilkeliling" width="217" height="147" /></a></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us"><span style="font-weight:bold;">Kediri</span>- 		Kini, setiap tanggal 1 dan 15 akan dioperasikan kendaraan keliling yang  		menerima penyerahan dokumen </span><span lang="en-us">CK-4C </span><span lang="en-us">bagi pengusaha Hasil Tembakau di wilayah Kediri, Nganjuk dan  		Jombang.</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:4pt;"><span lang="en-us">Maka, mulai 1 April 2009 penyerahan CK-4C dapat dilakukan di:</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:4pt;"><span lang="en-us">1. KPPBC Kediri, Jl. Diponegoro 23 Kediri (depan  		SMP-1 Kediri),</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:4pt;"><span lang="en-us">2. Mobil &#8211; Mobil keliling dengan lokasi di:</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:4pt;"><span lang="en-us"> a. Alun-alun Kab. Jombang (depan  		Masjid Agung Jombang),</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:4pt;"><span lang="en-us"> b. Alun-alun Kab. Nganjuk (depan  		Masjid Agung Nganjuk),</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:4pt;"><span lang="en-us"> c. Depan Pasar Gurah, Kab. Kediri.</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:4pt;"><span lang="en-us">Pelayanan mobil keliling ini setiap tanggal <strong>1 dan  		15</strong>, pada pukul <strong>09.00 s.d. 16.00</strong> WIB.</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:4pt;">
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:4pt;"><span lang="en-us">Pemberitahuan selengkapnya:</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:4pt;"><span lang="en-us"><br />
</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:4pt;"><span lang="en-us"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/04/ck4ckeliling1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-63" title="ck4ckeliling1" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/04/ck4ckeliling1.jpg?w=438&#038;h=500" alt="ck4ckeliling1" width="438" height="500" /></a></span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us">Nah&#8230; sekarang kami lebih dekat, kan. Semoga  		pelayanan kami semakin memberikan kemudahan pada anda. </span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us"><br />
</span></p>
<p style="line-height:140%;margin-top:0;margin-bottom:0;"><span lang="en-us">Ada masukan dan komentar? Silakan&#8230;<br />
</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beacukaikediri.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beacukaikediri.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beacukaikediri.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beacukaikediri.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beacukaikediri.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beacukaikediri.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beacukaikediri.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beacukaikediri.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beacukaikediri.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beacukaikediri.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=59&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/04/01/mobil-keliling/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">beacukaikediri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/04/mobilkeliling.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mobilkeliling</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/04/ck4ckeliling1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ck4ckeliling1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai</title>
		<link>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/02/20/sosialisasi-ketentuan-di-bidang-cukai/</link>
		<comments>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/02/20/sosialisasi-ketentuan-di-bidang-cukai/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 06:19:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beacukaikediri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Goverment]]></category>
		<category><![CDATA[bea cukai]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[departemen keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beacukaikediri.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Mari wujudkan masyarakat sadar Cukai&#8221;
Kediri-19 Pebruari 2009
Pada tanggal 19-2-2009 kemarin, KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri menyelenggarakan Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai, yakni Peraturan Menkeu 200/PMK.04/2008, 09/PMK.04/ 2009 dan Peraturan Dirjen BC nomor P-39/BC/2008.
Bertempat di Aula lantai III, acara sosialisasi yang disampaikan oleh Tim Penyuluhan dan Informasi ini dihadiri oleh 120 peserta dari kalangan pengusaha Hasil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=31&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;">&#8220;Mari wujudkan masyarakat sadar Cukai&#8221;</p>
<p><strong>Kediri</strong>-19 Pebruari 2009</p>
<p>Pada tanggal 19-2-2009 kemarin, KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri menyelenggarakan Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai, yakni Peraturan Menkeu 200/PMK.04/2008, 09/PMK.04/ 2009 dan Peraturan Dirjen BC nomor P-39/BC/2008.</p>
<p>Bertempat di Aula lantai III, acara sosialisasi yang disampaikan oleh Tim Penyuluhan dan Informasi ini dihadiri oleh 120 peserta dari kalangan pengusaha Hasil Tembakau di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Jombang.</p>
<div id="attachment_36" class="wp-caption alignnone" style="width: 210px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi7.jpg"><img class="size-full wp-image-36" title="Pembukaan" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi7.jpg?w=200&#038;h=136" alt="Pembukaan Sosialisasi" width="200" height="136" /></a><p class="wp-caption-text">Pembukaan Sosialisasi</p></div>
<p>Acara dibuka pada pukul 9.30 WIB oleh Bp. Drs. Hari Martono (Kepala Seksi Penyuluhan dan Informasi/PLI), untuk selanjutnya tim penyaji dari Seksi  PLI silih berganti membawakan materi.</p>
<div id="attachment_44" class="wp-caption alignnone" style="width: 210px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi61.jpg"><img class="size-full wp-image-44" title="AdiSasongko2" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi61.jpg?w=200&#038;h=153" alt="Bp. Adi Sasongko" width="200" height="153" /></a><p class="wp-caption-text">Bp. Adi Sasongko</p></div>
<p>Materi <strong>Pertama</strong>, adalah Peraturan Menteri Keuangan nomor 200/PMK.04/2008, di bawakan oleh Bp. Adi Sasongko. Dengan gayanya yang khas, beliau mampu me-<em>manage</em> suasana sosialisasi sehingga terasa gayeng dan hidup. Dari sesi ini, banyak pertanyaan yang disampaikan oleh peserta sosialisasi. Daftar rincian pertanyaan dapat dilihat pada akhir tulisan ini.</p>
<div id="attachment_38" class="wp-caption alignnone" style="width: 210px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi2.jpg"><img class="size-full wp-image-38" title="AdhiekMarga" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi2.jpg?w=200&#038;h=149" alt="Bp. Adhiek Marga" width="200" height="149" /></a><p class="wp-caption-text">Bp. Adhiek Marga</p></div>
<p>Materi <strong>Kedua</strong> adalah Peraturan Menteri Keuangan nomor 09/PMK.04/ 2009, di bawakan oleh Bapak Adhiek Marga. Pembawaan yang tegas mampu menyihir hadirin untuk menyiap tiap kata yang disampaikan oleh beliau.</p>
<p>Sesi ketiga sekaligus yang terakhir, adalah materi Peraturan Dirjen Bea Cukai P-39/BC/2008 disampaikan oleh Bp. Drs. Hari Martono.</p>
<div id="attachment_42" class="wp-caption alignnone" style="width: 210px"><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi3.jpg"><img class="size-full wp-image-42" title="peserta" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi3.jpg?w=200&#038;h=152" alt="Peserta Sosialisasi" width="200" height="152" /></a><p class="wp-caption-text">Peserta Sosialisasi</p></div>
<p>Berikut ini beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta sosialisasi.</p>
<ul>
<li>Pertanyaan dari Sdr. Sugeng &#8211; PR. Empat Saudara Abadi: &#8221; Luas bangunan 200m2 yang ditetapkan dalam PMK 200 apakah juga meliputi tanah halaman? &#8220;</li>
<li><em><strong>Jawab</strong>: Luas 200m2 yang dimaksud adalah luas bangunan saja, tidak termasuk tanah dan halaman</em></li>
</ul>
<p><em></em></p>
<div id="attachment_48" class="wp-caption alignnone" style="width: 162px"><em><em><a href="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi51.jpg"><img class="size-full wp-image-48" title="TunggulWulung" src="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi51.jpg?w=152&#038;h=127" alt="Bp. Bekti-PR. Tunggul Wulung" width="152" height="127" /></a></em></em><p class="wp-caption-text">Bp. Bekti-PR. Tunggul Wulung</p></div>
<p><em></em> Pertanyaan dari Sdr. Bekti &#8211; PR. Tunggul Wulung:</p>
<ul>
<li>Apakah dibolehkan bila perluasan bangunan pabrik tersebut berbelok &#8211; belok (kekiri-kanan) menjadi satu sehingga luas menjadi 200m2?</li>
<li> <em><strong>Jawab</strong>: Boleh, dalam PMK 200 tidak disebutkan secara spesifik ttg bentuk bangunan shg dpt disimpulkan bentuknya bebas dengan catatan luas total minimal harus 200m2</em></li>
</ul>
<ul>
<li>Apakah dibolehkan bila perluasan bangunan pabrik tersebut terdiri dari bangunan terpisah2 tetapi dalam 1 pekarangan shg luasnya 200m2?</li>
<li><em><strong>Jawab</strong>: Boleh, meskipun bangunan terpisah-pisah asal dalam 1 halaman/area/pekarangan (baca definisi ttg pabrik)</em>.</li>
</ul>
<ul>
<li>Penyediaan Pita Cukai selalu di atur dengan peraturan baik menteri maupun dirjen, tetapi proses kedatangannya tidak ada yang mengatur dan tidak menentu, sehingga dianggap merugikan pabrik..</li>
<li><em><strong>Jawab</strong>: Memang proses penyediaan pita cukai di atur dalam Permenku/ PerDirjen, tetapi untuk proses kedatangan tidak di atur. Perlu diingat bahwa proses penyediaan pita cukai melalui beberapa tahap diantaranya apabila ada permohonan P3C dari pengusaha kemudian KPPBC setempat akan mengirim data lewat SAP, kemudian diterima Kantor Pusat, lalu mengirim ke PERURI sebagai mitra pemerintah dalam pencetakan Pita Cukai.  PERURI akan berhubungan dengan pabrik kertas PADALARANG sbg penyedia kertas, sedangkan  penyedia hologram pita cukai adalah Pita Pura Nusa Persada.</em></li>
</ul>
<p>Pertanyaan dari Bp. Arifin &#8211; PT Gudang Garam</p>
<ul>
<li>Luas Bangunan dikatakan 200m2 tsb apakah boleh dipecah menjadi beberapa tempat (tidak dalam 1 halaman)?</li>
<li><em><strong>Jawab</strong>:  Tidak boleh terpecah2 ke dalam beberapa halaman, TAPI harus 1 halaman/area/pekarangan</em>.</li>
</ul>
<ul>
<li>Bagaimana dengan MPS, apakah luasnya juga 200m2?</li>
<li><em><strong>Jawab</strong>: Ya.</em></li>
</ul>
<ul>
<li>Apakah diperbolehkan mengajukan penyediaan P3C/P3CT Ijin Dirjen tanpa melalui mekanisme P3C awal (tgl. 1-10) terlebih dulu?</li>
<li><em><strong>Jawab:</strong> harus dimulai dari P3C awal.</em></li>
</ul>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/beacukaikediri.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/beacukaikediri.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/beacukaikediri.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/beacukaikediri.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/beacukaikediri.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/beacukaikediri.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/beacukaikediri.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/beacukaikediri.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/beacukaikediri.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/beacukaikediri.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=beacukaikediri.wordpress.com&blog=3681646&post=31&subd=beacukaikediri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beacukaikediri.wordpress.com/2009/02/20/sosialisasi-ketentuan-di-bidang-cukai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">beacukaikediri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pembukaan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi61.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">AdiSasongko2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">AdhiekMarga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">peserta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://beacukaikediri.files.wordpress.com/2009/02/sosialisasi51.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">TunggulWulung</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>